Sybil mendali emas di Porprov VII Jatim cabor Wushu Toulu

Keterangan Gambar : Pengalungan medali emas pada Sybil di Porprov VII Jatim cabor Wushu kategori Toulu


Bela diri selalu identik dengan gender laki-laki. Tetapi tidak menutup kemungkinan jika wanita bisa menguasainya. Saat ini ilmu bela diri berkembang dengan cepat, dipelajari oleh banyak orang dan tidak mengenal golongan, ras, gender, atau agama. Bahkan saat ini pula ilmu bela diri dianggap sebagai salah satu seni yang melekat dengan ciri khas suatu daerah atau negara.

                Salah satu ilmu bela diri yang berkembang di dunia adalah wushu. Wushu adalah nama lain dari kung fu yang secara harfiah berarti seni tempur atau bela diri. Wushu sendiri berasal dari negara China. Wushu dibawa oleh orang-orang China masuk ke Indonesia. Pada tanggal 10 November 1992 PBWI (Pengurus Besar Wushu Indonesia) dibentuk guna mewadahi berkembangnya seni bela diri wushu di tanah air.

                Disisi lain MTsN 1 Jember sebagai sekolah yang haus akan prestasi, selalu berani mensupport dan mengembangkan bakat siswa-siswinya. Hal inilah yang menjadi pendorong MTsN 1 Jember menjadi sekolah dengan segudang prestasi. Salah satu prestasi yang diraih adalah medali emas oleh  Sybil Ramadhani Agna Alodia kelas 9D cabor wushu toulu.

                Sybil merupakan anak dari pasangan Agung heri Widodo dan Nanik farida. Gadis ini mulai mempelajari wushu ketika umurnya baru menginjak 10 tahun. Pada Senin, 27 Juni 2022 Sybil bertanding di gedung serbaguna Jember cabor wushu toulu pada Porprov VII Jatim mewakili kabupaten Jember.

                Usaha dan latihan yang selama ini Sybil lakukan akhirnya muncul yaitu sebuah medali emas berada dalam genggamannya. Suatu kebanggan tersendiri bagi MTsN 1 Jember memiliki siswi yang berbakat seperti Sybil. Maju dan semangatlah Sybil untuk meraih impian dan cita-citamu

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.