INTAN SHELLY AMANDA, GURU MATASA JEMBER DIUNDANG DP3AKB JEMBER
MATASA BERJAYA
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Jember membuat terobosan baru. DP3AKB Jember yang berkantor di Jalan Jawa Nomor 51 Jember mengundang 25 perwakilan (23 sekolah dan 2 madrasah) untuk mengikuti workshop SSK di Malang. Perwakilan sekolah yang didapuk untuk menjadi peserta kegiatan tersebut meliputi 4 perwakilan dari SDN, 14 perwakilan dari SMPN, 5 perwakilan dari SMAN/S, 1 perwakilan dari MAN, dan 1 perwakilan dari MTsN. Kegiatan yang diadakan di Kabupaten Malang tersebut berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis, 18-19 September 2024.
Sebagaimana yang tertuang di dalam surat undangan bernomor 470/848/35.09.317/2024 tertanggal 9 September 2024, DP3AKB Kabupaten Jember memberikan kesempatan kepada 25 sekolah/madrasah yang meliputi SD-SMP/MTs-SMA/MA untuk mengikuti workshop dan studi tiru di Kabupaten Malang. Dari 11 MTs Negeri dan puluhan atau bahkan ratusan mts swasta yang terdapat di Jember, hanya MTsN 1 Jember yang dipercaya untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Berdasarkan info peserta yang dikirim Matasa Jember pada kegiatan tersebut, Workshop diadakan untuk mengenalkan program SSK (Sekolah Siaga Kependudukan). Kabupaten Malang dipilih karena beberapa sekolah di sana telah mendapat predikat paripurna untuk SSK tingkat nasional.
Hari pertama, Rabu, 18 September 2024, seluruh peserta mendapat sosialisasi program tersebut. Sosialisasi tersebut ditempatkan di aula Hotel My Dormy UMM Malang. Sosialisasi disampaikan oleh perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur dan Dosen Ahli Unesa yang berkompeten di bidang SSK dan keluarga berencana. Pada hari kedua, Kamis, 19 September 2024, seluruh peserta diajak melihat secara langsung dua sekolah yang sudah menjalankan program SSK. Dua sekolah yang SSK sudah berjalan adalah SMAN 1 Turen (yang telah berpredikat paripurna) dan MTs Negeri 3 Malang (yang kurang dari satu tahun menjalankan program SSK dan memiliki pojok kependudukan digital satu-satunya di Jawa Timur).
Dengan adanya workshop SSK dan Studi Tiru di SMAN 1 Turen dan MTsN 3 Malang, diharapkan Jember mampu menerapkan SSK ini di beberapa sekolah sebagai pilot project setelah nanti mendapat SK baik dari DP3AKB, Diknas ataupun Kemenag.
Matasa memang gudangnya juara, lumbungnya prestasi. Mengapa DP3AKB hanya memilih Matasa untuk mengikuti kegiatan tersebut? Insyaallah ada yang istimewa di Matasa Jember dibandingkan yang lain. (Created by Intan Shelly Amanda, Guru Bahasa Inggris Matasa Jbr & Zehas).




Facebook Comments